SURABAYA - Enam perguruan tinggi negeri (PTN) mendapat bantuan mobil listrik dari PT Pertamina (Persero). Bantuan ini merupakan bentuk dukungan BUMN tersebut terhadap pengembangan mobil listrik nasional.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Universitas Brawijaya (UB) Malang, Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Riau (Unri) Pekanbaru dan Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah keenam PTN penerima mobil listrik dari Pertamina. Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soetjipto menyatakan, mobil listrik tersebut dapat digunakan untuk membantu kegiatan operasional di masing-masing lembaga pendidikan pada masa mendatang.
"Ini merupakan wujud komitmen Pertamina mengembangkan mobil listrik di Tanah Air," kata Dwi, saat menyerahkan Satu Unit Mobil Listrik melalui Program CSR Pertamina kepada ITS, di Surabaya, Sabtu (17/1/2015).
Dwi mengimbuhkan, Pertamina sangat mendukung program Kementerian BUMN untuk memproduksi transportasi ramah lingkungan dan tidak tergantung kepada energi fosil yang tak terbarukan. Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari surat Kementerian BUMN Nomor S-59/S.MBU/4.2013 tanggal 24 April 2013 perihal Program Pengembangan Mobil Listrik.
Keenam perguruan tinggi menjadi penerima hibah mobil listrik senilai Rp2 miliar per unit tersebut karena program terkait mobil listrik yang mereka miliki. "Kami optimistis, mobil listrik ini dapat dijadikan sebagai sarana penelitian dan pengembangan lebih lanjut," katanya.
Rektor ITS, Triyogi Yuwono, menyatakan kebanggaannya menjadi salah satu penerima mobil listrik tersebut. Bantuan itu diharapkan mampu mendukung pengembangan kapasitas nasional dalam penyediaan mobil listrik sebagai alat transportasi ramah lingkungan.
"Mobil yang diberi Pertamina ini sebenarnya sudah ada di kampus ITS sejak Oktober 2014. Tapi baru bisa dikenalkan sekarang menyusul jadwal Dirut Pertamina yang sangat padat," katanya.
Triyogi melanjutkan, ITS juga sudah mempunyai dua mobil listrik dengan brand Merah Putih. Kedua mobil yang dibuat sendiri oleh ITS tersebut diujicobakan pada 2-6 Mei 2014.
"Pada masa mendatang kami juga siap mengenalkan mobil listrik Braja Wahana yang memiliki konten lokal lebih besar. Bahkan, dalam waktu dekat juga akan bekerja sama dengan BUMN lain untuk membuat bus listrik sebagai sarana transportasi di dalam kampus," katanya.











0 comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.