KLATEN - Tingginya curah hujan yang terus mengguyur direspons Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Jawa Tengah, dengan membentuk sekolah siaga bencana (SSB) di 40 sekolah di wilayah yang berada di kaki Gunung Merapi ini.
Nantinya, SSB ini akan memberikan langkah-langkah preventif terhadap para siswa mengenai apa yang harus mereka lakukan bila bencana terjadi.
Hal itu terutama bila terjadi banjir lahar hujan Gunung Merapi. Mengingat, diperkirakan masih ada sekira 70 juta meter kubik material sisa erupsi yang menumpuk di puncak Merapi.
"Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten untuk mendirikan SSB," jelas Kepala BPBD Klaten, Sri Winoto, di sela-sela simulasi bencana di SMA Karanganom, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (22/1/2015).
Tak hanya mengajarkan apa yang harus dilakukan bila terjadi banjir lahar hujan. BPBD pun melalui SSB ini akan mengajarkan para siswa bila bencana lainnya seperti longsor dan gempa bumi terjadi.
Mengingat wilayah Klaten sendiri berada di lereng gunung teraktif di Indonesia tersebut, maka potensi longsor serta gempa bumi bisa saja terjadi.
Oleh karena itu, siswa sekolah wajib diberi pemahaman bagaimana jika mendadak bencana tersebut terjadi.
"Untuk menjadi SSB tidak ada biaya. Semuanya gratis bagi sekolah yang ingin menjadi SSB. Agar tidak membebani murid atau orangtua murid," tegas Sri Winoto.
Kemudian, Kepala SMA 1 Karanganom, Widiharto, menyambut baik program tersebut. Sehingga jika terjadi bencana alam bisa mengurangi risikonya, karena siswa sudah memahami apa yang seharusnya dilakukan.
Pada kegiatan simulasi bencana yang dipantau langsung Kapolres Klaten AKBP Langgeng Purnomo dan Komandan Kodim Letkol Inf Thomas Riniawan, diajarkan cara-cara cepat mendirikan tenda serta evakuasi warga ke tempat aman bila terjadi gempa dan bencana.
Tak hanya mengajarkan apa yang harus dilakukan bila bencana terjadi melalui simulasi, para siswa ini pun diajak untuk melakukan penanaman pohon massal di lingkungannya. (fsl)











0 comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.