NEW JERSEY - Sebuah universitas di Amerika Serikat mengubah sementara perpustakaan menjadi kelab malam. Perubahan ini didorong pesan satir yang di-posting mahasiswa pada media sosial.
Puluhan mahasiswa di Rutgers University, New Jersey, Amerika Serikat melemparkan guyonan ke Twitter bahwa mereka "tidak dapat pergi ke kelab karena sedang belajar di #ClubAlex”. Tanda pagar tersebut merujuk pada perpustakaan Alexander di kampus.
Tetapi, alih-alih menertawakan kicauan mahasiswa mereka, pengelola kampus memutuskan membawanya menjadi sebuah kegembiraan. Mereka pun mengubah gedung tersebut menjadi kelab malam pada "Senior Week", sebuah pekan yang didedikasikan bagi mahasiswa tingkat akhir untuk bersenang-senang sebelum lulus.
Sebuah video yang dipasang di YouTube memperlihatkan apa yang terjadi di perpustakaan kampus setelah masa ujian selesai. Salah satu mahasiswa berkata, "Sangat menyenangkan karena 48 jam yang lalu saya di sini belajar mati-matian untuk ujian akhir semester dan sekarang saya bersenang-senang." Mahasiswa lainnya berkata bahwa mereka tidak mengira dapat berpesta di Perpustakaan Alexander.
Perwakilan kampus menjelaskan, mereka menanggapi gurauan tersebut dengan serius. "Kami bilang ke mahasiswa bahwa itu ide yang bagus," ujarnya, seperti dinukil dari Independent, Selasa (13/1/2015).
Kelab di kampus bukanlah hal yang baru. Tetapi perpustakaan yang diubah menjadi tempat pesta tidak banyak terjadi. Di Inggris, perwakilan University of York mengonfirmasi bahwa mereka mempertimbangkan untuk mengubah lapangan squash menjadi kelab malam dengan biaya 200 ribu poundsterling.
"Mahasiswa tetap akan mengunjungi kelab di kota. Tetapi akan menyenangkan jika memiliki pilihan di kampus," kata sekretaris University of York, David Duncan.
Belum diketahui apakah Rutgers University berencana menggelar pesta serupa di perpustakaan lagi atau tidak. Tetapi, sebagian mahasiswa berharap pesta tersebut digelar kembali.











0 comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.